Dengan bantuan bot, pemilik bisnis bisa langsung mendapatkan pemberitahuan setiap kali ada transaksi pembelian dari form di website, sehingga proses tindak lanjut menjadi lebih cepat, responsif, dan efisien.
Apa Itu Bot Telegram?
Bot Telegram adalah program otomatis di platform Telegram yang dapat menerima dan mengirim pesan secara real-time. Tidak seperti akun biasa yang dikendalikan manusia, bot dijalankan oleh sistem otomatis yang merespons perintah atau peristiwa tertentu seperti saat ada transaksi pembelian dari website.
Dalam konteks bisnis, bot Telegram sangat berguna untuk mengirim notifikasi otomatis setiap kali ada pelanggan yang melakukan pembelian melalui form. Dengan begitu, kamu bisa langsung mendapatkan informasi penting tanpa harus memeriksa email atau form secara manual. Bot bekerja 24 jam non-stop, memastikan kamu tidak melewatkan pesanan atau leads yang masuk.
Langkah-langkah Membuat Bot Telegram
Membuat bot Telegram untuk menerima notifikasi pembelian sebenarnya cukup mudah dan tidak memerlukan keahlian teknis yang rumit. Kamu hanya perlu membuat bot, mendapatkan token API, dan menghubungkannya dengan form pembelian di website. Berikut langkah-langkah sederhana yang bisa kamu ikuti:
1. Buka Telegram dan Cari BotFather
Langkah pertama untuk membuat bot adalah membuka aplikasi Telegram, lalu ketik @BotFather di kolom pencarian Telegram. BotFather adalah bot resmi dari Telegram yang digunakan khusus untuk membuat dan mengelola bot. Kamu akan mengenalinya dengan mudah karena memiliki tanda centang biru, menandakan bahwa ini adalah akun terverifikasi dari Telegram.
Setelah menemukan BotFather, silahkan klik dan buka obrolan dengan bot tersebut untuk memulai. Dari sini, kamu bisa mengakses berbagai perintah, termasuk membuat bot baru, mengatur nama, username, mengganti gambar profil bot, dan lainnya.
BotFather akan menjadi pintu utama kamu dalam proses pembuatan bot. Setelah bot dibuat, kamu akan diberikan token API sebuah kode unik yang digunakan untuk menghubungkan bot kamu dengan sistem eksternal seperti form pembelian di website. Token inilah yang akan digunakan untuk mengirim notifikasi otomatis ke Telegram setiap kali ada transaksi.
2. Buat Bot Baru
Setelah kamu membuka obrolan dengan BotFather, maka akan muncul tampilan awal yang menunjukkan nama bot dan tombol Mulai yang berada di bagian bawah. Klik tombol Mulai untuk mengaktifkan BotFather agar bisa menerima perintah dari kamu.
Setelah tombol mulai diklik, obrolan akan memunculkan daftar perintah yang tersedia untuk membuat dan mengelola bot. Perintah salah satunya adalah /newbot - create a new bot yang sudah ditandai dengan kotak berwarna merah. Perintah ini digunakan untuk mulai membuat bot baru.
Klik atau ketik /newbot untuk memulai proses pembuatan bot. Setelah itu, BotFather akan meminta kamu memberikan nama tampilan dan username bot.
3. Tentukan Nama dan Username Bot
Setelah kamu mengetik atau mengklik perintah /newbot, BotFather akan langsung membalas dengan permintaan untuk memberikan nama bot. Nama ini bersifat tampilan publik, jadi kamu bebas menamainya sesuai kebutuhan, misalnya "Hexsio Cekout" atau "Notifikasi Toko".
Setelah nama diberikan, kamu akan diminta membuat username bot. Berbeda dari nama tampilan, username bersifat unik dan harus diakhiri dengan kata bot. Contohnya: tokoku_bot, notifpesanan_bot, atau cekouthexbot. Jika username sudah digunakan oleh orang lain, BotFather akan meminta kamu mencoba nama lain sampai tersedia.
4. Dapatkan Token API
Begitu nama dan username berhasil dibuat, BotFather akan mengirimkan pesan berisi token API, yaitu kode unik yang digunakan untuk menghubungkan bot dengan sistem eksternal seperti form pembelian.
5. Simpan Token dengan Baik
Token ini sangat penting, jadi simpan baik-baik dan jangan dibagikan ke publik. Token inilah yang akan kamu gunakan nanti saat mengatur notifikasi otomatis ke Telegram.
Cara Mendapatkan Chat ID Pengguna
Chat ID adalah nomor unik yang digunakan Telegram untuk mengenali setiap pengguna atau grup. Untuk mengirim notifikasi otomatis lewat bot, kamu perlu mengetahui chat ID dari pengguna yang ingin dikirimi pesan.
Berikut cara mudah mendapatkan chat ID pengguna tanpa menggunakan pihak ketiga:
- Kirim Pesan ke Bot Kamu
Cari bot Telegram yang sudah kamu buat tadi, lalu kirim pesan apa saja (misalnya "Halo/Tes"). - Buka Browser dan Akses API Telegram
Masukkan URL berikut di browser kamu lalu ganti bot<YOUR_BOT_TOKEN> dengan token bot kamu.
https://api.telegram.org/bot<YOUR_BOT_TOKEN>/getUpdates - Cari Data Chat ID di Response JSON
Browser akan menampilkan data dalam format JSON. Cari bagian yang berisi "chat" dan temukan nilai "id". Contoh:
Dengan chat ID ini, bot kamu bisa langsung mengirim notifikasi otomatis saat ada pembelian melalui form.json "chat": { "id": 123456789, "first_name": "Nama", ... }
Kesimpulan
Membuat bot Telegram ternyata cukup mudah dan bisa dilakukan siapa saja, bahkan tanpa kemampuan teknis yang rumit. Dengan hanya beberapa langkah mulai dari membuka BotFather, membuat bot baru, hingga mendapatkan token API kamu sudah menyiapkan pondasi untuk otomatisasi notifikasi transaksi di bisnismu.
Untuk langkah selanjutnya, kamu bisa mulai menghubungkan bot tersebut dengan form pembelian di website agar notifikasi transaksi langsung masuk ke Telegram secara otomatis. Panduan lengkap tentang cara menghubungkannya sudah kami bahas di artikel kedua.